TransparanNews, KOTA BEKASI — Anggota DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan aspirasi warga, terutama terkait peningkatan infrastruktur dan penanggulangan banjir di wilayah Kelurahan Bekasi Jaya Kecamatan Bekasi Timur
Dalam kegiatan resesnya, ia menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dariyanto mengungkapkan, apresiasinya terhadap warga yang telah berpartisipasi aktif dalam menjaga hasil pembangunan. Ia juga menerima aspirasi terkait rencana susun ulang tampak depan masjid di lingkungan tersebut.
“Warga dan pengurus DKM mengucapkan terima kasih atas realisasi program yang sudah berjalan. Masjidnya sudah bagus, tapi bagian depannya masih perlu diperbaiki. Harapannya nanti baik pemerintah maupun secara pribadi bisa ikut membantu mereview,” ujarnya.
Dalam tahun 2025 ini, Dariyanto menyebut, beberapa program pembangunan sudah terealisasi, khususnya di bidang infrastruktur dasar seperti jalan dan saluran air di sejumlah titik.
“Untuk 2025 ini pekerjaan beberapa jalan dan saluran sudah selesai di beberapa lokasi. Nanti saya juga akan reses di Margahayu, tepatnya di JRW 14 dan JRW 18, untuk menyatukan langsung hasil pembangunan,” jelasnya.
Meski begitu sebagian besar infrastruktur di enam RT wilayah tersebut telah dibangun. Mulai dari jalan, saluran, hingga Sekretariat RW. Dariyanto mengakui masih ada persoalan klasik yang belum tuntas, yakni banjir.
“Hampir semua RT dari 1 sampai 6 sudah mendapat pembangunan. Tapi memang ada beberapa titik yang masih jadi langganan banjir, terutama di RT 2, RT 5, dan RT 6. Kendalanya ada di sistem pembuangan udara yang harus melewati perumahan Springfield. Itu yang agak rumit,” paparnya.
Ia menjelaskan, bahwa wilayah RW 3 menjadi titik tumpuan aliran air dari RW lain, termasuk RW 2, sehingga beban saluran di kawasan tersebut cukup berat.
“RW 3 ini seperti penampungan udara dari RW 2 dan wilayah sekitarnya. Karena kontur tanahnya rendah, air sering tertahan. Jadi perlu upaya besar dan waktu untuk menanganinya,” tambahnya.
Untuk menyelesaikan masalah banjir, Dariyanto menargetkan adanya penanganan bertahap yang diupayakan melalui perubahan anggaran tahun 2026.
“Kita memperkirakan kekurangan pembangunan bisa masuk di perubahan anggaran 2026. Kalau memungkinkan, dalam dua tahun ke depan masalah ini sudah mulai tertangani,” cetusnya dengan jiwa optimis.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya sebatas fisik, tetapi juga memerlukan pengawasan dan kesinambungan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Yang penting bukan sekedar membangun, tapi memastikan hasilnya bermanfaat dan berkelanjutan. Semua pihak harus ikut menjaga, karena pembangunan yang baik lahir dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” tutupnya. (ADV)
TransparanNews, JABAR — Anggota DPRD Provinsi Jawa…
TransparanNews, KOTA BEKASI – Usai mendapatkan laporan…
TransparanNews, KOTA BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang…
TransparanNews, Jawa Barat — Anggota DPRD Provinsi…
TransparanNews, KOTA BEKASI —Rendahnya tingkat partisipasi calon…