banner-single-samping

Geger di Kota Bekasi ! Gadis Dibawah Umur diduga Disekap dan Jadi Korban Kekerasan Seksual

Redaksi | Nov 13, 2025

IMG-20251113-WA0062

TransparanNews, KOTA BEKASI — Warga Kota Bekasi digemparkan oleh kasus penyekapan dan dugaan kekerasan seksual terhadap seorang gadis di bawah umur berinisial D (16), yang ditemukan dalam kondisi lemas dan trauma berat setelah disekap selama tiga hari di sebuah rumah kontrakan kawasan Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasil

Kasus ini terungkap berkat kecerdikan sang ibu yang melacak lokasi anaknya melalui sambungan email di ponsel korban. Dari jejak digital itu, korban berhasil ditemukan pada Kamis (13/11/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Anggota DPRD Kota Bekasi, H. Anton, yang ikut mendampingi keluarga korban saat proses evakuasi, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial (JI) seorang pekerja serabutan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) telah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Anak ini sempat dibawa oleh seseorang yang ternyata bekerja di TPA. Korban disekap selama tiga hari, bahkan diduga mengalami kekerasan seksual oleh pelaku,” ujar Anton saat ditemui di Polres Metro Bekasi, Kamis (13/11/2025).

Anton menambahkan, korban sempat dibuat tak sadarkan diri dengan minuman yang dicampur zat tertentu sebelum disekap.

“Bukan alkohol, tapi kemungkinan dicampur sesuatu. Anak ini sempat oleng, sadar pun masih memikirkannya,” paparnya.

Lebih diingat, dari informasi awal yang dihimpun, pelaku diduga bermaksud memperdagangkan korban melalui aplikasi Daring.

“Ada indikasi korban hendak dijual lewat aplikasi online. Polisi masih mendalami hal itu,” tambah Anton.

Ketua RT setempat yang ikut terlibat dalam pencarian korban menceritakan, warga dan para remaja juga membantu menemukan korban melalui aplikasi pertemanan yang disebut Omni, yang juga digunakan oleh korban sebelum hilang.

“Anak-anak muda di lingkungan kami saling membantu. Mereka mencari jejak melalui aplikasi yang sama dengan yang dipakai korban. Dari sana ketahuan lokasi pelaku,” tutur Ketua RT tersebut.

Setelah dilacak, warga bersama Ketua RT mendatangi rumah kontrakan tempat korban disekap. Saat ditemukan, kondisi korban sangat memprihatinkan — lemas, ketakutan, dan sempat pingsan beberapa kali.

” D (korban) tidak mau berada di dalam kontrakan, minta keluar terus. Saat kami tanya kenapa, dia menangis dan pingsan. Setelah tenang, baru mengaku sudah mengalami kekerasan seksual,” ungkapnya.

Kronologi penyelamatan korban bermula ketika sang ibu menyadari anaknya tak akan pulang. Melalui email yang terhubung ke akun ponsel korban, titik lokasi terakhir diketahui berada di kawasan Ciketing Udik.

“Sekitar jam tiga subuh kami temukan di sebuah kontrak panjang.Korban dalam keadaan lemas, ketakutan, dan langsung kami bawa ke rumah sakit,” terang Anton.

Pelaku (JI) kini telah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Korban saat ini tengah mendapatkan pendampingan medis dan psikologis di RSUD Kota Bekasi serta rencana akan dibawa ke KPAI untuk perlindungan lebih lanjut.

Menangapi kejadian ini, H. Anton menegaskan agar aparat penegak hukum menjerat pelaku dengan hukuman maksimal sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Ini bentuk kekerasan terhadap anak yang luar biasa. Kami mendorong pelaku dihukum seberat-beratnya. Anak ini harus dilindungi, bukan malah jadi korban kejahatan biadab,” tegasnya.

Anton menegaskan, masyarakat agar lebih aktif dan pengurus lingkungan untuk lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar mereka.

“RT, RW, dan warga harus lebih peduli. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” tutupnya.

Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain serta dugaan praktik perdagangan manusia lewat aplikasi dare. (Merampok)

 

116090006785195717

Berita Lainnya

Baca Juga

Ahmad Faisyal DPRD Jabar Sampaikan Empati Mendalam atas Bencana di Sumatera

TransparanNews, JABAR — Anggota DPRD Provinsi Jawa…

Dinsos Kota Bekasi Bergerak Usai Terima Laporan Warga Soal Rumah Tak Layak Huni 

TransparanNews, KOTA BEKASI – Usai mendapatkan laporan…

DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Distribusikan Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatera

TransparanNews, KOTA BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang…

Ahmad Faisyal : Tingginya Daya Investasi Dan Capaian PAD Jadi Modal Kuat Dongkrak UMKM Jawa Barat

TransparanNews, Jawa Barat — Anggota DPRD Provinsi…

Dinkes Kota Bekasi Ajak Ribuan Calon Jemaah Haji Jalani Pemeriksaan Kesehatan

TransparanNews, KOTA BEKASI —Rendahnya tingkat partisipasi calon…

banner-single-samping