banner-single-samping

Kota Bekasi Mulai Tertibkan Kabel Semrawut Lewat Proyek Ducting, Dengan Investasi Tahap Awal Rp 180 Miliar

Redaksi | Dec 3, 2025

IMG-20251203-WA0016

TransparanNews, KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi resmi memulai langkah besar penataan kabel udara yang selama ini dinilai semrawut melalui proyek Integrated Pipe Trench (IPT) atau ducting kabel bawah tanah. Proyek ini ditargetkan menjadi fondasi utama penguatan infrastruktur telekomunikasi menuju Bekasi sebagai kota smart city.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, program ducting ini telah dirintis sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Wali Kota pada 2018. Namun, berbagai kendala regulasi dan skema kerja sama membuat proyek baru bisa kembali digenjot saat ini.

“Persoalan utama kita adalah estetika kota, keselamatan warga, dan ketertiban kabel-kabel provider yang selama ini menjuntai di udara. Ini harus ditata demi wajah kota yang modern,” ujar Tri saat kegiatan market sounding proyek IPT, Rabu (3/12/2025).

Tri menegaskan, pembangunan ducting dilakukan tanpa menggunakan APBD. Seluruh pendanaan berasal dari investasi pihak ketiga melalui skema kerja sama bisnis dengan BUMD PT Mitra Patriot Perseroda.

“Ini non-APBD, sesuai amanat RPJMD. Kita mengajak investor untuk berperan, dengan jaminan kepastian hukum dan kemudahan perizinan. Setelah 20 tahun kerja sama, seluruh infrastruktur akan menjadi aset Pemkot Bekasi,” ujar Tri.

Nilai investasi pada tahap pertama proyek ini mencapai sekitar Rp 180 miliar dan akan difokuskan di tiga kecamatan dengan kepadatan penduduk tinggi, yakni Medan Satria, Bekasi Barat, dan Bekasi Utara. Pemerintah menargetkan proyek ini mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka lapangan kerja, serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Direktur PT Mitra Patriot Perseroda David menjelaskan, IPT merupakan sistem penanaman kabel telekomunikasi, khususnya fiber optik, di bawah permukaan tanah. Langkah ini dinilai penting untuk menghilangkan kabel udara yang mengganggu estetika kota sekaligus membahayakan pengguna jalan.

“Selain membuat kota lebih rapi, kabel bawah tanah juga lebih aman, mengurangi risiko putus, dan menjamin layanan komunikasi yang stabil,” kata David.

Ia menyebutkan, total ruas jalan yang akan dibangun ducting mencapai sekitar 171 ruas, dengan jaringan pipa bawah tanah sepanjang 29 hingga 30 kilometer. Seluruh desain teknis, termasuk spesifikasi manhole, handhole, hingga panel bersama telah disiapkan untuk menata jaringan secara terintegrasi.

Melalui market sounding ini, PT Mitra Patriot membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari internet service provider (ISP), penyedia jaringan, data center, hingga penyedia menara telekomunikasi. Skema kerja sama yang ditawarkan mencakup dark fiber, hingga Indefeasible Right of Use (IRU).

“Kami menargetkan proses pemilihan mitra dimulai pada Desember 2025 atau paling lambat Januari 2026. Groundbreaking direncanakan Februari atau Maret 2026,” ujar David.

Tri menambahkan, ke depan seluruh provider akan diwajibkan masuk ke dalam sistem ducting yang telah disediakan. Pemerintah juga menyiapkan skema peningkatan retribusi serta penertiban bagi kabel-kabel yang masih melintang sembarangan.

“Kalau ducting sudah siap, tidak ada lagi kabel udara. Nantinya akan ada instruksi resmi dan langkah penertiban,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bekasi berharap proyek ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kota yang lebih tertata, aman, dan modern, sekaligus memperkuat posisi Bekasi sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan penyangga Jakarta. (Rob)

 

Posted in ,

116090006785195717

Berita Lainnya

Baca Juga

Ahmad Faisyal DPRD Jabar Sampaikan Empati Mendalam atas Bencana di Sumatera

TransparanNews, JABAR — Anggota DPRD Provinsi Jawa…

Dinsos Kota Bekasi Bergerak Usai Terima Laporan Warga Soal Rumah Tak Layak Huni 

TransparanNews, KOTA BEKASI – Usai mendapatkan laporan…

DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Distribusikan Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatera

TransparanNews, KOTA BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang…

Ahmad Faisyal : Tingginya Daya Investasi Dan Capaian PAD Jadi Modal Kuat Dongkrak UMKM Jawa Barat

TransparanNews, Jawa Barat — Anggota DPRD Provinsi…

Dinkes Kota Bekasi Ajak Ribuan Calon Jemaah Haji Jalani Pemeriksaan Kesehatan

TransparanNews, KOTA BEKASI —Rendahnya tingkat partisipasi calon…

banner-single-samping