TransparanNews, KOTA BEKASI — Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKS) yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Bojong Menteng RW 02 kembali mendapat perhatian di tingkat Provinsi Jawa Barat. Wilayah tersebut masuk dalam tahapan rechecking penilaian tingkat provinsi, sebagai indikator keberhasilan pelaksanaan program pemberdayaan perempuan.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPKK), Wiwiek Hargono menyampaikan, apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari kerja kolaboratif antara perangkat daerah, kader PKK, serta partisipasi aktif warga setempat.
“Ini menunjukkan bahwa kerja-kerja kolaborasi dari dinas terkait dan PKK memberikan hasil yang nyata. Program P2WKS juga terbukti meningkatkan pemberdayaan perempuan di wilayah Bojong Menteng RW 02,” ujarnya.
Ia menjelaskan, indikator penilaian dalam program P2WKS cukup luas dan menyentuh berbagai sektor. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan sumber daya manusia (SDM) perempuan sebagai sasaran utama program.
“Tidak hanya dinilai dari kesehatan dan pendidikan, tapi juga dari peningkatan kompetensi ibu-ibu. Misalnya ada yang kini bisa berjualan, menjadi tukang permak, hingga keterampilan lain yang berdampak langsung pada ekonomi keluarga,” jelasnya.
Selain itu, aspek sosial dan infrastruktur juga masuk dalam penilaian, termasuk peran dinas terkait seperti perbaikan jalan lingkungan, penataan permukiman, serta program rumah tidak layak huni (rutilahu).
Meski demikian, Wali Kota mengakui masih terdapat sejumlah catatan dari tim evaluasi Provinsi Jawa Barat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kelengkapan data pendukung.
“Ada beberapa kekurangan yang perlu kami lengkapi, khususnya data-data yang lebih konkret seperti dokumentasi foto. Karena ini program berjalan sekitar enam bulan sampai satu tahun, banyak dokumentasi yang perlu dicari kembali,” ujarnya.
Ke depan, peran PKK juga diharapkan semakin masif dalam mengawal keberlanjutan program P2WKS. Masing-masing kelompok kerja (POKJA) diminta untuk menjalankan perannya sesuai tugas pokok dan fungsi.
“POKJA 1 fokus pada keluarga, pendidikan, dan keagamaan. POKJA 2 pada keterampilan dan kewirausahaan. POKJA 3 pemanfaatan pekarangan, dan POKJA 4 pada kesehatan. Harapannya, kader PKK tidak hanya paham teori, tapi juga mampu menerapkannya dan mengedukasi masyarakat,” katanya.
Pemkot Bekasi optimistis, dengan penguatan sinergi lintas sektor dan peran aktif masyarakat, Program P2WKS akan terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga, khususnya kaum perempuan. (Rob)
TransparanNews, JABAR — Anggota DPRD Provinsi Jawa…
TransparanNews, KOTA BEKASI – Usai mendapatkan laporan…
TransparanNews, KOTA BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang…
TransparanNews, Jawa Barat — Anggota DPRD Provinsi…
TransparanNews, KOTA BEKASI —Rendahnya tingkat partisipasi calon…