TransparanNews, KOTA BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi (Syafei) melaksanakan kegiatan Reses di wilayah RT 03 RW 02, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Rabu (12/11/2025) sore hari.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan, mulai dari perbaikan infrastruktur, kebutuhan fasilitas umum, hingga penguatan layanan kesehatan masyarakat.
Syafei mengatakan, penggunaan dana tersebut harus disertai dengan keterbukaan kepada masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga di tingkat bawah. Ia juga menekankan agar para RW mengikuti arahan camat dalam proses realisasinya.
Lebih jauh, politisi asal Kecamatan Bekasi Selatan itu mengingatkan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai kunci dalam memperbaiki infrastruktur kota yang masih banyak bermasalah.
“Kalau masyarakat taat bayar pajak, maka pemerintah punya ruang fiskal yang lebih besar untuk memperbaiki jalan-jalan rusak dan memenuhi aspirasi warga” ujar kang Dewan Syafei sapaan akrabnya.
Warga dari RW 022 dan RW 02 memaparkan sejumlah permasalahan yang masih belum terselesaikan di lingkungannya. Salah satunya adalah persoalan banjir akibat saluran gorong-gorong yang belum optimal serta kebutuhan akan fasilitas pendukung seperti ambulans dan baktor.
Tak hanya itu, warga juga menyampaikan keinginan untuk memiliki Kantor Sekretariat RW, karena hingga kini mereka belum memiliki tempat yang layak untuk koordinasi.
“Kami juga tidak tahu status kepemilikan tiga fasos fasum di wilayah kami, mohon bantuannya agar bisa ada kejelasan,” ujar pak RW 022.
Keluhan dari RW 02, terkait jalan rusak menjadi sorotan utama karena beberapa ruas seperti Jalan Laskar Dalam, Gang Kong Rohmat, dan Jalan Haji Tamud disebut masih banyak berlubang dan belum tersentuh perbaikan sejak lama. Warga juga meminta tambahan lampu PJU di Jalan Laskar Raya dan Laskar Dalam yang sebagian besar sudah tidak berfungsi.
Tak hanya infrastruktur, warga juga menyoroti aspek sosial dan kesehatan. Permintaan datang dari kader Posyandu yang berharap adanya alat timbang, pengecek gula darah, dan penambahan kegiatan gizi setiap pekan kedua. Selain itu warga juga mengusulkan bantuan sound system untuk kegiatan Posyandu dan alat musik marawis bagi majelis taklim di wilayah mereka.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Syafei menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan dana 100 juta per RW agar tepat sasaran dan lebih transparan.
“Saya minta camat jangan mempersulit para RW dalam merealisasikan dana yang sudah menjadi hak mereka. Tapi secara administrasi juga harus jelas, agar tidak disalahgunakan oleh oknum,” tegas Syafei.
Melalui kegiatan reses ini, Syafei berharap seluruh usulan warga dapat diakomodasi dalam program pembangunan Kota Bekasi di tahun berikutnya. (ADV)
TransparanNews, JABAR — Anggota DPRD Provinsi Jawa…
TransparanNews, KOTA BEKASI – Usai mendapatkan laporan…
TransparanNews, KOTA BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang…
TransparanNews, Jawa Barat — Anggota DPRD Provinsi…
TransparanNews, KOTA BEKASI —Rendahnya tingkat partisipasi calon…