TransparanNews, KOTA BEKASI – Usai menjadi sorotan publik serta viral di pemberitaan maupun media sosial terkait pemotongan gaji pekerja di Puskesmas Teluk Pucung.
Kepala Puskesmas (Kapus) Teluk Pucung, Chairul Inda mengatakan, betul adanya pemotongan upah pekerja penjaga keamanan yang sudah bekerja selama kurang lebih 21 tahun di Puskesmas Teluk Pucung.
“Iya betul, memang ada Pak ditempat kita yang memang sudah bekerja lama, sudah 21 tahun. Jadi memang sebelumnya sudah ada dialog, diskusi dengan pihak keluarganya yang mempertanyakan soal anggaran. Kita sudah menjelaskan, sejelas jelasnya. Tapi tetap di blow up di Media dan Media Sosial,” ujarnya saat dikonfirmasi langsung, Rabu (17/9/2025).
“Dipotong, iya gaji. Gaji awalnya dipotong, tapi sekarang ini nggak lagi. Baru ini aja pak, baru tahun ini, bukan bertahun-tahun,” sambungnya.
Pemotongan upah yang dilakukan pihak Puskesmas Teluk Pucung ini dikarenakan adanya performa kerja yang menurun.
“Sebenarnya memang karena berkaitan dengan pekerjaannya, karena memang pekerjaannya tidak maksimal gitu ya.
Beliau ini kan penjaga keamanan malam nih Puskes, berkaitannya bukan dengan parkir,” cetusnya.
Dalam hal ini, Walikota Bekasi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi langsung menindaklanjuti atas kejadian di Puskesmas Teluk Pucung, serta memberikan instruksi untuk dikembalikan hak nya kepada yang bersangkutan.
“Ini sudah ada instruksi untuk dikembalikan dan kita setiap bulan ini sudah kembalikan semua karena instruksi dari Pak Walikota,” pungkasnya. (Rob)
TransparanNews, KOTA BEKASI – Kerusakan di sepanjang…
TransparanNews, KOTA BEKASI — Pengurus Anak Cabang…
TransparanNews, KOTA BEKASI – Babak Kualifikasi (BK)…
TransparanNews, KOTA BEKASI — Sejumlah warga RT…
TransparanNews, JABAR — Capaian Pendapatan Asli Daerah…