banner-single-samping

Tumpukan Sampah di Pasar Kranji Baru dan Pondok Gede, Disdagperin Usul Kelola Sampah

Redaksi | Nov 12, 2025

IMG-20251112-WA0047

TransparanNews, KOTA BEKASI — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi melakukan sidak ke kedua Pasar yaitu Pasar Kranji Baru dan Pasar Pondok Gede. Lantaran, menerima laporan adanya tumpukkan sampah yang tidak terangkut hingga menumpuk dilokasi setempat dan atas instruksi Kepala Dinas (Kadis), Ika Indah Yarti.

Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disdagperin Kota Bekasi, Juhasan Anto mengatakan, bahwa pihaknya mendapatkan mandat dari Pimpinan Kepala Disdagperin untuk menyelesaikan persoalan sampah di setiap pasar yang menumpuk tidak terangkut.

“Sidak pada hari ini turut berdampak. Karena kendala soal angkutan armada truk sampah yang dimiliki oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi soal lambannya pengangkutan sampah disetiap lokasi kewilayahan,” ucap dia saat ditemui di Pasar Kranji Baru, wilayah Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (12/11/2025).

Adapun menjadi pemicu keterlambatan pengangkutan sampah. Ia membeberkan, turut dipicu oleh kendaraan truk pengangkut sampah yang mengalami kendala hingga antrean kendaraan truk pengangkut sampah pada TPA Sumurbatu di Bantargebang.

“Ini kan soal K3 (Kebersihan, Kenyamanan dan Kesehatan). Kendalanya masih soal Mobil, seperti Ban Kempes, Per Kendaraan yang patah, dan mobil yang menumpuk di TPA Sumurbatu,” sambungnya.

Sehingga, atas dasar itu pihaknya mengusulkan agar mengenai pengelolaan sampah disetiap pasar Disdagperin turut diberikan akses kewenangan untuk mengelolanya.

“Supaya untuk melakukan pengelolaan sampah tidak harus menunggu dari DLH Kota Bekasi. Termasuk kendaraan untuk pengelolaan sampah kita yang pegang,” katanya.

Juhasan menilai, saat ini. Pengangkutan Sampah disetiap pasar masih dilakukan secara bertahap diseluruh wilayah, termasuk Disdagperin berkoordinasi dengan UPTD LH disetiap wilayah Kecamatan agar jangan sampai terlambat melakukan pengangkutan sampah.

“Terutama meminta agar turut disediakan minimal 2 unit truk pengangkut sampah yang di standby kan. Kita sudah koordinasikan ke UPTD LH agar disediakan kendaraan tersebut, supaya tidak terjadi penumpukan sampah, sembari selanjutnya turut melakukan sidak serupa diseluruh pasar yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bekasi,” pungkasnya. (Rob)

 

Posted in , ,

116090006785195717

Berita Lainnya

Baca Juga

Dinsos Kota Bekasi Bergerak Usai Terima Laporan Warga Soal Rumah Tak Layak Huni 

TransparanNews, KOTA BEKASI – Usai mendapatkan laporan…

DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Distribusikan Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatera

TransparanNews, KOTA BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang…

Ahmad Faisyal : Tingginya Daya Investasi Dan Capaian PAD Jadi Modal Kuat Dongkrak UMKM Jawa Barat

TransparanNews, Jawa Barat — Anggota DPRD Provinsi…

Dinkes Kota Bekasi Ajak Ribuan Calon Jemaah Haji Jalani Pemeriksaan Kesehatan

TransparanNews, KOTA BEKASI —Rendahnya tingkat partisipasi calon…

Tri Adhianto Ajak Masyarakat Apresiasi Peran Ibu pada Semarak Hari Ibu Kota Bekasi

TransparanNews, KOTA BEKASI –  Wali Kota Bekasi,…

banner-single-samping